Banner 468 X 60

Thursday, July 8, 2010

Prediksi Akurat Menopause Ditemukan

Translate This Page

Jaminan Lulus SNMPTN. Sejumlah ilmuwan Iran menemukan cara memprediksi secara akurat kapan wanita akan mengalami menopause, melalui tes darah sederhana.

Penemuan itu menawarkan kesempatan kepada para wanita untuk merencanakan keluarga dan karir, jauh sebelum terjadi menopause.

Menurut data yang dipresentasikan pada konferensi Masyarakat Reproduksi Manusia dan Embriologi Eropa, di Roma, tes yang mengukur kadar hormon yang diproduksi oleh sel dalam ovarium itu mampu memprediksi usia saat wanita mengalamai menopause rata-rata dalam empat bulan.

"Hasil penelitian itu dapat memungkinkan kami membuat perkiraan yang lebih realistis tentang status reproduksi wanita beberapa tahun sebelum mereka mengalami menopause," kata Ramezani Tehrani dari Universitas Kedokteran Shahid Beheshti, Teheran, yang memimpin penelitian itu.

Para ahli yang mengomentari hasil penelitian itu sepakat bahwa penelitian itu menjanjikan, tapi menurut mereka penelitian itu perlu ditegaskan dengan percobaan yang lebih besar. "Kemungkinan dari perkiraan akurat menopause sangat menarik. Orang telah mencari sesuatu seperti ini selama bertahun-tahun," kata Degan Wells dari Nuffield Department of Obstetrics and Gynaecology pada Universitas Oxford.

Usia rata-rata menopause adalah 51 tahun, dengan ovulasi pada sebagian besar wanita berakhir pada usia 40 hingga 60 tahun. Namun hal itu bisa terjadi lebih lambat atau lebih awal, yang menyulitkan para wanita yang ingin mengembangkan karir sebelum memiliki bayi untuk mengetahui berapa lama harus menunggu.

Tim Teheran itu meneliti sempel darah dari 266 wanita berusia antara 20 tahun hingga 49 tahun yang juga ikut dalam penelitian lain yang disebut Studi Glukosa dan Lipid Teheran, yang dimulai pada 1998.

Mereka kemudian mengukur konsentrasi hormon yang disebut anti-Mullerian Hormone (AMH) yang diproduksi oleh sel dalam ovarium wanita. AMH mengontrol perkembangan folikel dalam obvarium dari mana telur berkembang, dan para ilmuwan tersebut menduga itu mungkin berguna untuk menilai fungsi ovarium.

Para peneliti mengambil dua sampel darah lagi dengan interval tiga tahun dan juga mengumpulkan informasi tentang latar belakang sosial ekonomi dan reproduksi para wanita itu.

Para peneliti Teheran itu mengatakan hasil penelitian itu menunjukkan tingkat kesepakatan yang baik antara usia yang diprediksi dengan usia riil untuk 63 wanita dalam kelompok yang mengalami menopause selama penelitian itu.


Anda tertarik menampilkan update artikel blog ini di Blog Anda, Silahkan tambahkan gedget feed dengan url berikut ini: http://jaminanlulussnmptn.blogspot.com/feeds/posts/default

Used Stationary Bikes

0 comments:

Post a Comment